Rabu, 12 Oktober 2016

Mengulas sedikit tentang Leukimia atau Kanker darah

Sebelumnya aku tertarik banget buat nge-blog, berbagi pengalaman dan ilmu mengenai penyakit ini.

Apasih Leukimia itu?

Leukimia atau yang juga sering disebut kanker darah merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan. Penyakit ini disebabkan karena adanya pertumbuhan yang terjadi secara tidak wajar pada sel darah putih atau  leukosit  dan menyebabkan pertumbuhan sel darah putih menjadi tidak terkendali. Produksi sel darah putih yang berlebih ini menyebabkan penekanan pada sel darah merah.

Sel - sel leukima adalah sel abnormal yang tertimbun di dalam sum- sum tulang. Sel kanker yang ganas ini mengalir di dalam darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya yang selanjutnya sel tersebut akan berkembang dan membelah diri.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:
  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom Down
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.
  • Sering terpapar Radiasi

Jenis-jenis Kanker Darah

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal yang pesat dan penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)
ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.
Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)
Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.
Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)
Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.
Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)
Jenis kanker darah ini umumnya diderita oleh dewasa. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Lalu saat memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga kondisi pasien akan menurun secara drastis.

Secara umum, kanker darah atau leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih yang terlalu cepat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh penderitanya tidak berfungsi secara maksimal.
Gejala Fisik dan Diagnosis  
  • kondisi fisiknya sangat lemah 
  • mudah lelah
  • demam dalam waktu yang lama
  • sakit kepala berlebihan
  • menggigil
  • berkeringat berlebihan pada malam hari
  • pembengkakan pada limfa , hati 
  • muncul infeksi yang sering terjadi
  • mudah mengalami pendarahan (mimisan) atau muncul memar
  • nyeri pada tulang dan sendi
  • gelisah , takut dan sulit tidur
Jika anda mendapati gejala - gejala di atas segera pergi ke dokter , terutama gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Tapi akan lebih baik lagi bila langsung di rujuk ke dokter spesialis onkologi atau hematologi. Biasanya pada pemeriksaan dini dilakukan cek darah dan biopsi/ pengambilan sum- sum tulang belakang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang abnormal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah.

Leukimia sendiri bukan penyakit yang tidak bisa di obati, tapi untuk menyembuhkan nya butuh kesabaran, ketabahan , kerjasama antara pasien , dokter dan orangtua. Dan yang paling utama adalah percaya kepada diri sendiri bahwa anda (pasien/penderita) dapat berjuang melawan penyakit yang ada dalam tubuh anda, setelah kita telah berusaha jangan lupa untuk selalu berdo'a, karena doa - doa dan kepercayaan adalah sebuah penyembuhan terhebat dari Tuhan Yang Maha Esa. 

Jangan mudah ter- doktrin oleh film dan omongan orang. Nah.. ini buat para orang tua biasanya, karena saking ketakutan nya mendengar kalimat "Kanker" apalagi kalau misal menyerang pada buah hatinya. Karena kembali lagi untuk penyembuhan penyakit ini memang membutuhkan kerjasama antara pasien, dokter dan orang tua kuncinya adalah sama - sama saling percaya dan sama - sama saling support dan menguatkan, jangan terlalu ber-Drama , bilamana sanak keluarga atau diri sendiri mendapati penyakit ini, jangan pernah melontarkan ucapan - ucapan mengerikan atau yang dapat membuat pasien atau keluarga nya menjadi down. contohnya:
"Loh anaknya sakit kanker ya? Sulit sembuh itu bisanya bu"
"Waduh sakitnya parah ya, serem"
"Pengobatannya ngehabisin uang banyak biasanya bu, sudah habis berapa juta?"
"Kemoterapi ? kasian anaknya badannya sakit - sakit semua , nanti rambutnya jadi botak"
dannn... sebagainya. jangan.
tolong digantikan dengan kalimat - kalimat yang dapat membangun semangat pasien dan keluarganya.

Pengobatan

metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah.
  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar